Perkembangan Terbaru Vaksin Covid-19 Hingga Kini

  • Whatsapp
Vaksin Covid-19

Corona virus atau virus Covid-19 telah menjadi pandemic di seluruh dunia. Sejak kemunculannya pada akhir tahun 2019 lalu di Wuhan, China. Meskipun telah hampir satu tahun menjadi pandemic. Tetapi pusat kesehatan dunia belum menemukan obat atau vaksin yang bisa sepenuhnya mengobati virus ini. Namun, ada beberapa potensi vaksin yang telah hadir hingga kini. Beberapa kelompok peneliti telah mengembangkan vaksin covid-19. Yang dimana data terbaru menunjukkan bahwa vaksin Pfizer terbukti bisa mencegah penularan virus hingga 90%.

Sebelum mengetahui informasi lebih lanjutnya. Anda bisa berkunjung ke situs atau aplikasi SehatQ karena disana Anda bisa mendapatkan banyak informasi mengenai vaksin Corona. Dan disana juga menyebutkan bahwa. Beberapa waktu lalu sebuah perusahaan farmasi asal Jerman bernama BioNTech. Mengumumkan bahwa berdasarkan uji klinis tahap III vaksin corona yang mereka buat terbukti sangat efektif 90% untuk mencegah penularan Covid-19.

Vaksin tersebut adalah Pfizer dan saat ini masih dikenal dengan nama BNT162b2, uji klinisnya sudah dimulai sejak 27 Juli lalu. Hingga kini tercatat per tanggal 08 November 2020 terdapat sekitar 43.538 relawan yang telah disuntikan vaksin Pfizer dan sekitar 38.955 telah mendapatkan dosis yang kedua. Kabar baiknya, sejauh ini belum terlihat tanda-tanda efek samping yang muncul.

Dengan adanya kabar yang menggembirakan ini, dikabarkan bahwa vaksin Pfizer akan mengajukan izin di akhir bulan November dan bisa digunakan secara terbatas. Meskipun hingga kini masih dilakukan uji coba yang matang, hal ini tentunya bertujuan agar mendapatkan efektivitas vaksin yang stabil.

Meskipun dirasa penggunaan vaksin Pfizer ini tidak muncul efek samping, tetapi menurut beberapa relawan mereka mengalami beberapa efek samping yang dirasakan setelah mengonsumsi vaksin covid-19 ini. Penasaran apa saja efek samping dari penggunaan vaksin Pfizer? Yuk simak informasi berikut ini.

Efek Samping yang Ditimbulkan oleh Vaksin Covid-19 Pfizer

Vaksin Corona Pfizer dikabarkan tidak mengakibatkan efek samping yang berat, dan sudah diklaim sebagai vaksin yang memiliki efektivitas sekitar 90%. Dengan angka persentase yang tinggi, menunjukkan bahwa orang yang nantinya menerima pengobatan dengan vaksin ini tidak akan mengalami sakit dan gejala Covid-19. Lalu, apakah Pfizer ini menimbulkan efek samping yang berarti bagi penggunanya?

Berdasarkan pernyataan dari beberapa relawan yang menerima vaksin Pfizer pertama, mereka menyebutkan bahwa mereka merasakan efek samping setelah mendapatkan suntikan vaksin ini. Beberapa relawan dari total 43.500 relawan mengalami sakit kepala dan nyeri otot yang diyakini sebagai efek samping dari penggunaan ini.

Seorang relawan dari Austin bernama Glenn Deshield (44) menyebutkan bahwa ia merasakan pengar yang sangat parah serta rasa seperti mabuk. Namun, ia juga menyebutkan bahwa efek samping yang ia rasakan tidak berlangsung lama dan hilang dengan cepat.

Beda halnya dengan seorang relawan bernama Carrie dari daerah Missouri yang mengalami efek samping berupa sakit kepala, demam, hingga nyeri di sekujur tubuh. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa efek samping yang di derita semakin meningkat setelah melakukan dosis yang kedua.

Efek samping yang dialami dari penggunaan vaksin corona Pfizer sangat wajar, karena hal ini juga sama dengan penggunaan vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac, CoronaVac yang menimbulkan nyeri ringan dan sakit kepala pada dosis pertama. Namun, jumlah efek samping itu menurun sekitar 10% saat menggunakan dosis yang kedua.

Itulah beberapa informasi mengenai perkembangan vaksin covid-19 hingga kini. Anda juga bisa berkunjung ke situs atau aplikasi SehatQ untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai perkembangan vaksin corona virus yang lebih lengkap.